Inginku Melihatmu Bahagia

Berteman dengan lampu taman yang kuning meredup,
lagi-lagi aku mengingatmu sebagai kisah yang sempat hidup.
Terus-menerus pikiran tentangmu selalu menerorku,
menciptakan luka yang semakin lebam ketika rindu menghantamku.

Aku rindu dirimu yang di sana, apa kau sekarang baik-baik saja?
Setelah kau tiada, kini rasa nyeri semakin menyiksa.
Dan jujur saja, aku tak kuasa melihatmu merasakan hal yang sama.
Perihal kisah yang pernah ada, sudah biarkan saja.
Mudahnya...
lupakan saja kita, lantas ukirlah kisah bahagiamu dengannya.

Terima kasih kau pernah singgah.
Meski tak lama, setidaknya aku bahagia.



~
Terima kasih kekasihku di masa lalu. Karenamu kini aku belajar lebih baik cara menikmati rindu dan merelakan kepergianmu. Semoga lekas bahagia dengan pria pilihanmu.

Posting Komentar

 

Copyright © Ruang Jenuh Kypuh | Powered by Blogger | Template by 54BLOGGER | Fixed by Free Blogger Templates